Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»OnlyFans Blokir Konten Porno Mulai 1 Oktober, Tapi Dibatalkan
    Insight News

    OnlyFans Blokir Konten Porno Mulai 1 Oktober, Tapi Dibatalkan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Agustus 2021Updated:26 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Sempat memutuskan memblokir konten pornografi, Only Fans akhirnya membatalkan kebijakan itu. Penyebabnya adalah reaksi keras dari para penggunanya.

    Kepada CNBC Internasional, juru bicara OnlyFans mengatakan perubahan sebelumnya tidak diperlukan lagi. “Karena jaminan mitra perbankan, OnlyFans bisa mendukung semua genre pembuat konten,” kata dia, dikutip Kamis (26/8/2021).

    Pengumuman pembatalan tersebut sebelumnya direncanakan mulai 1 Oktober mendatang. Twitter OnlyFans juga menuliskan soal perubahan kebijakan perusahaan.

    “Terima kasih kepada semua orang karena suara Anda telah didengar. Kami telah mendapatkan jaminan yang diperlukan untuk endukung komunitas kreator kami yang beragam dan menangguhkan perubahan kebijakan 1 Oktober,” tulis Only Fans.

    Saat perusahaan mengumumkan memblokir postingan seksual mengundang kecaman dari para pekerja seks. Sebagian besar dari mereka ikut turut andil dari kesuksean platform serta mengandalkan OnlyFans sebagai sumber pendapatan.

    OnlyFans memungkinkan penjualan konten ‘yang tidak aman untuk dikerjakan’ dengan biaya berlangganan.

    Dalam wawancaranya dengan Financial Times minggu ini, pendiri dan CEO OnlyFans, Tim Stokely mengatakan perusahaan terpaksa melarang konten porno karena adanya perlakuan ‘tidak adil’ dari para bank.

    Dia menyebutkan sejumlah perusahaan yang menyulitkan plkatform dan para pekerja seks, yakni ada JP Moirgan, BNY Melloin serta Metro Bank dari Inggris.

    Platform tersebut didirikan pada 2016 lalu dan menjadi pusat kekuatan media sosial karena cukup longgar soal konten seksual. Hingga sekarang platform itu memiliki 130 juta pengguna dan 2 juta pembuat konten.

    Namun OnlyFans berusaha mengganti citranya sebagai platform untuk semua orang sebagai pembuat konten. Perusahaan mengklaim mengatakan platform telah digunakan mulai dari koki hingga musisi, termasuk Cardi B dan Bella Thorne.

    Meski begitu konten pornografi tetap jadi kategori paling populer di OnlyFans.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.