Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Panas! China Minta WHO Cari Asal-usul Covid di Lab AS
    Insight News

    Panas! China Minta WHO Cari Asal-usul Covid di Lab AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Agustus 2021Updated:27 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Selama ini pemerintah Amerika Serikat (AS) menuding virus corona Covid-19 berasal dari Laboratorium di Wuhan. Kini China meminta pencarian asal-usul virus tersebut juga dilakukan di laboratorium AS.

    Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Chen Xu secara resmi meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memasukkan laboratorium penelitian bio-militer AS, Fort Detrick, dan University of North Caroline dalam penyelidikan tentang asal-usul Covid-19.

    Dalam suratnya pada Rabu (25/8/2021) yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Ghebreyesus, Chen Xu menolak teori bahwa virus Covid-19 bocor dari Wuhan Institute of Virology dan meminta laboratorium Fort Detrick dan University of North Caroline tunduk pada penyelidikan transparan dengan akses penuh, seperti dikutip dari Caixin Global, Jumat (27/8/2021).

    Dua dokumen tidak resmi yang dilaporkan dalam surat itu mengklaim ada beberapa “insiden keamanan hayati” yang terjadi di Fort Detrick dan tumpang tindih dengan waktu tahap awal Pandemi Covid-19 dan menuding tim peneliti virus corona di University of North Caroline yang dipimpin profesor epidemiologi Ralph Baric memiliki “kolaborasi erat” dengan Fort Detrick.

    Permintaan Duta Besar China untuk PBB ini datang sehari setelah badan intelijen AS menyimpulkan penyelidikan 90% tentang asal-usul virus corona, termasuk kemungkinan kebocoran laboratorium Wuhan Institute of Virology.

    Untuk mencari asal-usul Covid-19, badan intelijen mengandalkan superkomputer di Laboratorium Nasional Departemen Energi, kumpulan dari 17 lembaga penelitian elit pemerintah. Badan intelijen AS disebut memiliki Katalog informasi raksasa berisi cetak biru genetik yang diambil dari sampel virus yang dipelajari di laboratorium di Wuhan atau Wuhan Institute Virology.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.