Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Patuhi Xi Jinping, Alibaba Sumbang China Rp 220,8 Triliun
    Insight News

    Patuhi Xi Jinping, Alibaba Sumbang China Rp 220,8 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 September 2021Updated:3 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Alibaba akan ikut serta memenuhi tujuan Presiden China Xi Jinping mengenai menyebarkan kekayaan. Raksasa teknologi itu dikabarkan akan berinvestasi sebanyak 100 miliar yuan (Rp 220,8 triliun) dalam beberapa tahun untuk inisiatif ‘kemakmuran bersama’.

    Uang tersebut akan digunakan dalam 10 inisiatif, termasuk inovasi teknologi, pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja berkualitas tinggi dan mendukung kelompok rentan.

    “Alibaba menerima manfaat dari kemajuan sosial dan ekonomi yang kuat di China selama 22 tahun terakhir. Kami sangat percaya jika masyarakat baik-baik saja dan ekonomi baik-baik saya, maka Alibaba juga akan baik-baik saja,” kata CEO Alibaba Daniel Zhang, dikutip CNBC Internasional, Jumat (3/9/2021).

    Dia mengatakan Alibaba punya keinginan mendukung mewujudkan kemakmuran bersama. “Kami ingin melakukan bagian kami untuk mendukung terwujudnya kemakmuran bersama melalui pembangunan berkualitas tinggi,” tambahnya.

    Pada bulan lalu, Xi Jinping menyerukan ‘penyesuaian pendapat berlebihan yang masuk akal’ dan mendorong kelompok serta bisnis berpenghasilan tinggi untuk memberi lebih banyak pada masyarakat.

    Seruan untuk kemakmuran bersama telah dijawab oleh beberapa raksasa teknologi yang saat ini dalam pengawasan ketat regulator Beijing.

    Selain Alibaba ada juga Tencent yang akan mengeluarkan uang senilai 100 miliar yuan untuk inisiatif sosial. Uang akan digunakan pada bidang termasuk revitalisasi pedesaan dan membantu menumbuhkan pendapatan untuk kelompok berpenghasilan rendah.

    Para bos perusahaan teknologi juga menjanjikan menyumbangkan miliaran dolar untuk tujuan sosial. Sebut saja Colin Huang yang merupakan pendiri Pinduodui, Wang Xing dari Meituan dan Lei Jun dari Xiaomi.

    Dalam beberapa bulan terakhir, China telah memperkenalkan banyak peraturan seputar anti monopoli dan keamanan serta perlindungan data.

    Bahkan Alibaba juga dijatuhi denda senilai US$2,8 miliar (Rp 39,9 triliun) dalam penyelidikan anti monopoli. Regulator juga memangkas waktu pengguna di bawah 18 tahun bermain game online.

    Selain itu Didi, perusahaan ride hailing setempat juga diselidiki terkait keamanan siber. Ini hanya berjarak beberapa hari sejak IPO di Amerika Serikat.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.