Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penderita Diabetes Rentan Kena Efek Ngeri dari Suhu Panas
    Inspiring You

    Penderita Diabetes Rentan Kena Efek Ngeri dari Suhu Panas

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Juni 2023Updated:9 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah negara di Asia, termasuk Indonesia, sedang dilanda fenomena suhu panas ekstrem dalam beberapa waktu belakangan ini.

    Bila berlangsung cukup ekstrem dan lembap, suhu panas ekstrem bisa menimbulkan gejala yang parah bahkan dapat mengancam nyawa. Di antara kelompok orang yang paling rentan menderita akibat efek buruk cuaca ini adalah penderita diabetes.

    “Ketika kelembapan di sekitar sangat tinggi, tubuh akan terus berkeringat untuk melepaskannya dan mendinginkan diri. Namun, keringat yang tidak menguap justru menyebabkan dehidrasi parah hingga heat stroke dan kematian,” ujar salah satu peneliti terkait perubahan iklim di World Weather Attribution di Imperial College London, Mariam Zachariah, dikutip dari CNN Internasional, Jumat (9/6/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Oleh sebab itu, gelombang panas lembap lebih berbahaya daripada gelombang panas kering,” imbuhnya.

    Mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada sejumlah faktor yang menyebabkan penderita diabetes tipe 1 dan 2 lebih rentan terhadap panas, yaitu:

    • Komplikasi diabetes tertentu, seperti kerusakan pembuluh darah dan saraf sehingga memengaruhi kelenjar keringat dan tubuh tidak dapat mendinginkan diri secara efektif
    • Orang dengan diabetes mengalami dehidrasi yang lebih cepat
    • Temperatur yang tinggi dapat memengaruhi tubuh dalam memanfaatkan insulin

    “Meskipun di luar terlihat tidak terlalu panas, kombinasi antara panas dan kelembapan di udara bisa berbahaya,” tulis CDC.

    “Aktivitas fisik adalah kunci untuk mengelola diabetes. Namun, jangan beraktivitas di luar ruangan selama cuaca terpanas atau saat indek panas tinggi,” imbuh CDC.

    Berikut hal-hal yang harus diperhatikan oleh penderita diabetes agar terhindar dari risiko gelombang panas.

    • Rutin mengonsumsi air mineral minimal dua liter atau lebih dalam sehari
    • Rutin memeriksa gula darah sebelum, selama, dan setelah beraktivitas
    • Jauhkan obat-obatan, seperti insulin atau obat diabetes oral; perlengkapan; dan peralatan diabetes dari paparan sinar matahari langsung atau tempat panas
    • Tetap berada di dalam ruangan sejuk saat cuaca panas
    • Kenakan pakaian yang ringan dan longgar
    • Gunakan tabir surya dan topi saat berada di luar. Sebab, sunburn dapat meningkatkan kadar gula darah.


    Artikel Selanjutnya


    Makin Banyak Anak Kecil Kena Diabetes, Apa Bisa Disembuhkan?

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Gaya Hidup Terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.