Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penderita Sakit Jantung Tak Boleh Olahraga, Mitos atau Fakta?
    Inspiring You

    Penderita Sakit Jantung Tak Boleh Olahraga, Mitos atau Fakta?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman25 Juni 2024Updated:25 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak penderita penyakit jantung merasa was-was saat menjalankan aktivitas fisik. Sebab tidak sedikit adanya kasus serangan jantung saat berolahraga yang berujung kematian. Lantas benarkah penderita penyakit jantung tidak boleh berolahraga?

    Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. dr. Basuni Radi, Sp.JP(K) mengatakan bahwa olahraga tetap diperbolehkan agar memiliki tubuh yang sehat. Hanya saja, pengidap penyakit jantung koroner tidak bisa berolahraga seperti orang sehat pada umumnya.

    “Pengidap penyakit jantung tidak disarankan untuk melakukan olahraga yang terlalu berat. Disarankan untuk menggunakan alat monitor denyut jantung atau mengecek nadi di pergelangan tangan sebelum dan setelah olahraga untuk memantau aktivitas jantung,” kata Basuni Radi saat ditemui dikawasan Jakarta Barat, Selasa (25/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bagi penderita jantung dengan alat pacu jantung, sebaiknya hindari olahraga yang mengandalkan gerakan lengan atau kontak tubuh seperti basket.

    Begitu juga dengan pasien yang mengalami gagal jantung kongestif, sebaiknya lakukan olahraga dengan intensitas ringan terlebih dahulu, sambil ditingkatkan intensitasnya secara bertahap sesuai kemampuan.

    Adapun pilihan olahraga paling aman bagi penderita jantung yakni yang mampu meningkatkan denyut jantung dan aliran darah. Serta dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    Olahraga yang mudah dan tidak berisiko yakni jalan kaki, yoga, bersepeda, jogging, dan berenang. Namun, sesuaikan kemampuan fisik Anda dengan jenis olahraga yang Anda pilih.

    “Olahraga yang tepat adalah yang dapat meningkatkan denyut jantung dan aliran darah. Contohnya, jalan kaki, yoga, bersepeda, jogging dan berenang. Ini diutamakan dan banyak penelitian menemukan bahwa olahraga aman untuk penderita jantung, bahkan bisa membantu meringankan gejala,” paparnya.



    Artikel Selanjutnya


    Catat Nih Waktu Olahraga Terbaik Saat Puasa, Waspada Jam Bahaya

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.