Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Peneliti Korsel Sebut Budaya RI Berpotensi Saingi Hallyu
    Inspiring You

    Peneliti Korsel Sebut Budaya RI Berpotensi Saingi Hallyu

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 Desember 2024Updated:30 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Budaya Indonesia rupanya memiliki potensi menyaingi gelombang Korea atau Korean Wave (Hallyu). Hal ini disampaikan oleh peneliti fan K-pop asal Korea Selatan (Korsel), Gangsim Eom.

    Eom, yang akrab disapa Simmi, merupakan kandidat Doktor di Universitas Harvard sekaligus dosen tamu di Universitas Indonesia. Secara umum, ia meneliti gelombang budaya Korea di Indonesia.

    “Saya melihat Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, potensial (dalam menyaingi Hallyu). Ini adalah negara yang dibangun atas keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika,” kata Simmi di Jakarta Pusat, dikutip Senin (30/11/2024).

    Pernyataan ini disampaikan Simmi dalam diskusi bertajuk ‘Membangun Hubungan yang Lebih Kuat: Kolaborasi Indonesia-Korea melalui Hubungan Antar-Masyarakat’ yang digelar oleh Foreign Policy of Community Indonesia (FPCI) dan Korea Foundation (KF).

    Menurut Simmi, ada beberapa strategi penting yang perlu dilihat Indonesia agar dapat menyaingi Hallyu. Salah satunya adalah melihat pasar budaya populer dan mulai menerjemahkan budaya lokal ke khalayak global, tak hanya ke negara-negara Asia lainnya.

    “Daripada menargetkan negara-negara Asia lainnya, (budaya Indonesia bisa) langsung (disebarluaskan) ke negara-negara lain,” katanya.

    “Itu bisa menjadi strategi penting lainnya.”

    Ia kemudian memberi contoh bagaimana Korsel membangun budayanya hingga dapat menghasilkan gelombang yang menggemparkan hampir seluruh negara di dunia. Menurutnya, hal ini tidak dicapai Korsel dalam waktu singkat.

    Proyek Hallyu sendiri dimulai di bawah pemerintahan Kim Dae Jung sejak 1990-an. Tujuannya adalah untuk ‘melawan’ hegemoni budaya negara tetangganya seperti China dan Jepang serta dominasi Amerika Serikat di dunia.

    Lewat sumber daya manusia, dukungan penuh dari pemerintah, serta soft power melalui industri budaya, Korsel pun kini telah mendunia. Salah satu buktinya dampak Hallyu terlihat di Indonesia, di mana produk budaya mereka telah menjamur dan menjadi ‘makanan’ sehari-hari masyarakat.

    (sef/sef)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menilik Persiapan New York Sambut Tahun Baru 2025


    Gaya Hidup Terkini Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.