Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penipu Menyusup ke Browser Chrome, Korbannya Banyak
    Insight News

    Penipu Menyusup ke Browser Chrome, Korbannya Banyak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Desember 2024Updated:31 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak ekstensi di browser Chrome yang dibobol hacker. Menurut korban dan pakar, penyerangan ke ekstensi Chrome terdeteksi pada pertengahan Desember lalu.

    Salah satu korbannya adalah Cyberhaven, perusahaan perlindungan data berbasis California yang mengonfirmasi peretasan melalui pernyataan pada Jumat (27/12) pekan lalu.

    “Cyberhaven bisa mengonfirmasi penyerangan siber berbahaya selama malam Natal yang berdampak pada ekstensi Chrome kami,” kata perusahaan tersebut, dikutip dari Reuters, Senin (30/12/2024).

    Menurut Cyberhaven, penyerangan ke ekstensi Chrome perusahaan merupakan bagian dari kampanye lebih luas yang menargetkan berbagai developer dan perusahaan.

    “Kami secara aktif berkooperasi dengan penegak hukum federal,” ujarnya.

    Dampak geografis dari penyerangan ini tidak diketahui.

    Ekstensi browser biasanya digunakan pengguna internet untuk melakukan kustomisasi dalam penjajalan web di browser. Misalnya, pengguna bisa mengaktifkan ekstensi yang secara otomatis memberi notifikasi atau mengumpulkan kupon terhadap situs-situs belanja.

    Dalam kasus Cyberhaven, ekstensi Chrome-nya digunakan untuk membantu perusahaan memonitor dan mengamankan data klien yang berselanjar di berbagai situs internet.

    Jaime Blasco, pendiri Nudge Security asal Austin, mengatakan pihaknya menemukan beberapa ekstensi Chrome perusahaan yang juga dibobol seperti Cyberhaven. Setidaknya, satu pembobolan terdeteksi pada pertengahan Desember.

    Blasco mengatakan salah satu ekstensi Chrome perusahaan yang terdampak berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI) dan virtual private networks (VPN).

    “Saya percaya pembobolan ini tidak secara khusus menargetkan Cyberhaven. Menurut saya, pembobolan ini terjadi secara acak,” kata Blasco.

    Lembaga pengawas siber AS (CISA) memberikan beberapa pertanyaan kepada perusahaan yang menjadi korban. Permintaan konfirmasi ke Alphabet (Google) yang merupakan perusahaan pemilik browser Chrome, tak segera ditanggapi.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Ancaman Siber Masif di 2025, Pemerintah Didesak Benahi Regulasi

    Innovation Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.