Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penuh Tantangan, Bos Indosat Buka-bukaan Strategi Genjot Pertumbuhan
    Insight News

    Penuh Tantangan, Bos Indosat Buka-bukaan Strategi Genjot Pertumbuhan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Januari 2025Updated:15 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun 2024 diakui Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha penuh tantangan. Namun di sisi lain, kinerja perusahaan sangat memuaskan.

    Indosat dan Tri Indonesia diketahui resmi bergabung tahun 2022. Saat itu perusahaan memiliki komitmen untuk melakukan yang terbaik bagi Indonesia, karyawan, dan pelanggan mereka.

    Mereka juga berkomitmen soal nilai strategis dan pengalaman pengguna. Hal itulah yang akhirnya juga menumbuhkan kinerja perusahaan.

    “Saya mengatakan dengan bangga kami mengakhiri tahun 2024 dengan menghasilkan nilai sinergi sebesar US$ 1 miliar,” kata Vikram dalam wawancara dengan CNBC Indonesia.

    Nilai tersebut didapatkan berulang dari US$450 miliar. Dalam 30 bulan, Vikram menjelaskan pihaknya memenuhi komitmen nilai sinergi sekitar US$300-400 juta dalam tiga hingga empat tahun.

    Dia mengatakan Indosat terus bekerja keras untuk meningkatkan pengalaman pelanggannya. Itu juga yang menyebabkan bisa mengantongi EBITDA hingga dua digit.

    “Secara keseluruhan, tahun 2024 memang penuh tantangan. Namun, berkat kinerja keras dan fokus luar biasa pada pengalaman pelanggan, kami mampu menghasilkan pendapatan dua digit, pertumbuhan EBITDA, dan laba bersih sekitar 28%-30%,” jelasnya.

    Kapitalisasi pasar perusahaan juga terus meningkat. Saat mulai merger antara Indosat dan Tri Indonesia nilainya berkisar US$2,2 miliar, dan kini berada di sekitar US$5,5 miliar.

    Sebagai informasi, Indosat mendapatkan pendapatan sebesar Rp 41,8 triliun selama 9 bulan tahun lalu atau naik 11,6% per tahunnya. EBITDA dalam periode yang sama sebesar Rp 20 triliun yang melonjak 14,5% year-on-year.

    Vikram kembali menegaskan perusahaannya bekerja untuk Indonesia. Termasuk berfokus pada wilayah pedesaan, yang pada akhirnya juga memberikan kinerja positif.

    “Terlebih lagi, fokus pada pedesaan Indonesia telah memberikan kami banyak pertumbuhan,” tutur Vikram.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Indosat’s Business: From Telco to Techco





    Next Article



    Video: Buka-bukaan Indosat Soal Aksi Stock Split



    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.