Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pergi ke Luar Angkasa, Jeff Bezos Kehilangan Rekan Terbaik
    Insight News

    Pergi ke Luar Angkasa, Jeff Bezos Kehilangan Rekan Terbaik

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Agustus 2021Updated:21 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Saat Jeff Bezos, pendiri Blue Origin, terbang ke luar angkasa akhir bulan lalu, perusahaan telah kehilangan talenta-talenta terbaiknya.

    CNBC International mencatat setidaknya ada 17 pemimpin utama dan insinyur senior telah meninggalkan Blue Origin di musim panas ini. Kebanyakan dari mereka pindah dalam beberapa minggu setelah penerbangan luar angkasa Bezos.

    Dua insinyur diantaranya, Nitin Arora dan Lauren Lyons, minggu ini mengumumkan telah mendapatkan pekerjaan di perusahaan luar angkasa lain: SpaceX milik Elon Musk dan Firefly Aerospace. Sedangkan, yang lainnya diam-diam memperbarui halaman LinkedIn mereka selama beberapa minggu terakhir.

    CNBC International telah mengkonfirmasi setiap kepergian para pemimpin yang tidak diumumkan kepada orang-orang yang mengetahui masalah ini. Kepergian tersebut termasuk Wakil Presiden Senior New Shepard Steve Bennett, Kepala Jaminan Misi Jeff Ashby (yang pensiun), Direktur Penjualan Keamanan Nasional Scott Jacobs, Direktur Senior New Glenn Bob Ess, Direktur Senior Tahap Pertama New Glenn Tod Byquist, Manajer Senior Keuangan New Glenn Bill Scammell, Manajer Senior Pengujian Produksi Christopher Payne, Manajer Proyek Teknis New Shepard Nate Chapman, dan tujuh insinyur lainnya.

    Mereka yang mengumumkan keluar dari Blue Origin tidak menjelaskan alasannya. Namun, alasan frustrasi dengan manajemen eksekutif dan struktur birokrasi yang lambat sering dikutip dalam ulasan karyawan di situs kerja Glassdoor. Beberapa insinyur yang pergi adalah bagian dari program pendarat bulan astronot Blue Origin.

    Meski demikian, seorang juru bicara perusahaan menekankan tentang pertumbuhan Blue Origin dalam sebuah pernyataan kepada CNBC International.

    “Tim Blue Origin bertambah sebanyak 850 orang pada 2020 dan kami telah menambah sebanyak 650 orang lagi sejauh ini pada 2021. Faktanya, kami telah tumbuh hampir empat kali lipat selama tiga tahun terakhir. Kami terus mengisi peran kepemimpinan utama di bidang manufaktur, kualitas, desain mesin, dan desain kendaraan. Ini adalah tim yang kami bangun dan kami memiliki talenta hebat,” kata juru bicara tersebut.

    [Dexpert.co.id]

    (wia)



    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.