Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pertama Kali, Pesawat NASA Bergerak Paling Dekat ke Matahari di 2025
    Insight News

    Pertama Kali, Pesawat NASA Bergerak Paling Dekat ke Matahari di 2025

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Januari 2025Updated:5 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Misi NASA terkait Matahari akan terwujud dalam waktu dekat. Pada 24 Desember 2024 atau malam Natal, wahana Parker Solar Probe makin dekat dengan pusat galaksi kita.

    Parker melaju dengan kecepatan 192 km per detik. Wahana tersebut terbang rendah sejauh 6,1 juta kilometer dari permukaan Matahari, dikutip dari Science Alert, Kamis (2/1/2025).

    NASA telah menerima transmisi dari pesawat tersebut sebelum misi dimulai. Lembaga antariksa asal Amerika Serikat itu memastikan semua sistem beroperasi dengan baik.

    Penerbangan jarak dekat itu akan jadi yang pertama dalam rangkaian terakhir misi perihelion. Sepanjang tahun 2025 ini, masing-masing penerbangan akan mencapai kedekatan dan kecepatan serupa.

    Jika misi ini berhasil maka Parker tercatat sebagai yang terdekat dengan Matahari dibandingkan objek lainnya buatan manusia.

    “Ini merupakan salah satu contoh misi berani NASA, melakukan yang belum pernah dilakukan orang lain untuk menjawab pertanyaan soal alam semesta,” jelas ilmuwan program Parker Solar Probe NASA, Arik Posner.

    Sebagai informasi, Parker diluncurkan tahun 2018 lalu. Sejak saat itu, pesawat terus menyelami panasnya Matahari.

    Pesawat didesain memberi data dari Matahari. Data yang didapatkan membantu para ilmuwan mencari tahu cara kerja bintang besar tersebut.

    Sementara itu, penerbangan pada 24 Desember menjadi ujian untuk manusia dan kemampuan Parker. Ilmuwan dalam proyek ini, Nour Raouafi dari Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins menjelaskan apa yang mereka lakukan bakal menjadi pencapaian untuk seluruh manusia.

    “Ini akan jadi pencapaian monumental untuk seluruh umat manusia. Setara dengan pendaratan bulan tahun 1969,” jelas dia.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Penuhi TKDN 35%, Kemenperin Dorong Apple Bangun Pabrik di RI

    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.