Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Pria Jepang Pilih Hidup sebagai Anjing, Psikolog Bilang Gini
    Inspiring You

    Pria Jepang Pilih Hidup sebagai Anjing, Psikolog Bilang Gini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Agustus 2023Updated:23 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang pria Jepang bernama Toco menjadi headline karena pilihan uniknya menjalani hidup sebagai anjing. Dia bahkan rela bayar mahal untuk membuat kostum anjing super realistis yang menghabiskan biaya sebesar 2 juta yen atau sekitar Rp211,8 juta.

    “Keinginan ini (menjadi hewan) sudah muncul sejak lama, sepanjang yang saya ingat” kata Toco, dikutip dari kanal YouTube pribadi, I want to be an animal, Selasa (1/8/2023).

    Obsesi Toco yang tidak biasa ini pun mengundang perhatian ahli psikologi. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Psikolog percaya bahwa Toco mungkin adalah seorang therian, yakni istilah untuk menggambarkan seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai spesies hewan bukan manusia.

    Penting untuk “membedakan antara hewan berbulu, yang merupakan penggemar hewan antropomorfik… dan therian, yang pada tingkat tertentu mengidentifikasi diri sebagai makhluk selain manusia,” kata Dr. Elizabeth Fein, profesor psikologi di Universitas Duquesne di Pittsburgh, kepada The New York Post.

    Dia menjelaskan, seorang therian bisa saja percaya bahwa mereka adalah jiwa kucing yang bereinkarnasi ke dalam tubuh manusia.

    Sejarah Therian

    Therian adalah seseorang yang mengidentifikasi dirinya sebagai hewan tertentu. Secara spiritual, psikologis, dan emosional, mereka berhubungan dengan esensi dan perilaku hewan ini, meskipun tidak memiliki fisiologi yang cocok.

    Istilah “Therian” sendiri adalah kependekan dari “therianthrope”, yang berasal dari kata Yunani kuno ther, yang berarti “binatang buas”, dan antropos, atau “manusia”.

    Therian sudah ada sejak berabad-abad yang lalu dan sering kali terkait dengan kepercayaan kuno dalam bentuk persilangan hibrida manusia-hewan, termasuk satir manusia-kambing, dewa India berkepala gajah Ganesha, manusia serigala, dan makhluk dari legenda kuno lainnya.

    Banyak dari legenda kuno ini melibatkan anjing seperti serigala, rubah, serigala, dan anjing. Sampai hari ini, lycanthropy, atau kepercayaan pada manusia/anjing, masih sangat populer di kalangan Therians.



    Artikel Selanjutnya


    Mau Berumur Panjang hingga 100 Tahun? Stop Lakukan 6 Hal Ini

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.