Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Rebutan Saham SM Entertainment Makin Hot, Artis Cuma Tameng?
    Inspiring You

    Rebutan Saham SM Entertainment Makin Hot, Artis Cuma Tameng?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman5 Maret 2023Updated:5 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Artis dan para penggemarnya dinilai hanya menjadi tameng untuk permasalahan perebutan saham yang sedang berlangsung di SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan. 

    “Tampaknya perusahaan hanya menggunakan artis dan penggemar sebagai perisai untuk diri mereka sendiri,” kata kritikus musik pop Kim Do-heon dalam acara diskusi yang diselenggarakan di Seoul National University Asia Center, belum lama ini, dikutip dari Naver, Minggu (5/3/2023).

    Sejak awal Februari, direksi SM Entertainment pertama kali mengumumkan bahwa perusahaan akan diakuisisi oleh Kakao Corp. Namun, pendiri agensi tersebut, Lee Soo-man, melawan balik dengan menjual sahamnya ke HYBE. Semua pihak yang terlibat dalam drama rebutan saham ini mengklaim bahwa mereka melakukan itu demi kepentingan para artis, penggemar dan pemegang saham.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Lee Soo Man (Dok. SM Entertainment)

    “Jika mereka (fans dan artis) begitu penting, mengapa tidak ada yang menanyakan pendapat mereka sebelum semua ini terjadi?” kata Kim mempertanyakan.

    “Benar bahwa artis dan penggemar tidak memiliki suara dalam aspek bisnis,” lanjut Kim. “Apa yang perusahaan terus abaikan adalah di industri K-pop, penggemar bukan hanya konsumen, tapi mereka adalah kunci keberhasilan.”

    HYBE yang ketenarannya dibantu oleh populernya boyband BTS, mengklaim akan membawa keuntungan untuk artis SM Entertainment, terutama dengan meningkatkan bisnis Intellectual Property (IP), dalam hal ini mencakup artis, musik, video clip, webtoon, game, dan merchandise.

    Tetapi, menurut Lee Jee-heng, Ph.D. peneliti di Institute for Gender and Affect Studies di Universitas Dong-A, rencana untuk menghasilkan uang dari IP seperti itu dinilai tidak akan berhasil jika penggemar bosan dengan pertempuran dan memutuskan untuk meninggalkan SM Entertainment sama sekali.

    “Kesuksesan yang dicapai BTS di dunia Barat adalah karena konten, kepribadian, dan narasi para Bangtan Boys, bukan karena manajemen perusahaan yang sistematis. Argumen HYBE yang mengatakan bahwa mereka mampu mereplikasi kesuksesan BTS artinya mereka menyangkal peran fandom di K-pop,” terangnya.

    Kabar terbaru, Pengadilan Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (4/3/2023) mengabulkan perintah atau injunction yang diajukan oleh pendiri SM Entertainment, Lee Soo-man, terhadap akuisisi saham SM oleh Kakao Corp.

    Keputusan ini disebut akan berpotensi membuka jalan bagi pengambilalihan penuh SM oleh HYBE, yang telah lebih dahulu membeli saham milik Lee Soo-man.

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.