Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»RI Negara Tropis, Tapi Kok Bisa Banyak Anak Kekurangan Vitamin D?
    Inspiring You

    RI Negara Tropis, Tapi Kok Bisa Banyak Anak Kekurangan Vitamin D?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman8 November 2024Updated:8 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Indonesia termasuk negara tropis dengan matahari bersinar sepanjang tahun. Kondisi tersebut seharusnya membuat masyarakat Indonesia tercukupi akan kebutuhan vitamin D.

    Namun studi malah menemukan warga Indonesia, termasuk anak-anak, cenderung mengalami defisiensi vitamin D. Berdasarkan data dari South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II), anak-anak di Indonesia belum memenuhi kebutuhan rata-rata kalsium dan vitamin D sehingga berpengaruh pada tumbuh kembang mereka.

    Guru besar Fakultas Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia Prof Dr dr Rini Sekartini SpA(K) mengatakan meski tinggal di negara tropis, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kekurangan vitamin D pada anak. Termasuk banyak orang tua yang takut kulit anak menggelap saat terkena sinar matahari.

    “Kalau main di luar juga orang tua cenderung menutup tubuh anak dengan penuh, jadi paparan sinar matahari yang masuk itu dikit sekali. Termasuk jg yg di daerah rural. Mereka kan sering main outdoor, tapi tetap juga defisiensi vitamin d,” kata dr Rini di Jakarta, Jumat (8/11/2024).

    Sengaja menghindari sinar matahari, bisa membuat tubuh anak menjadi kekurangan vitamin D. Dampaknya pun sangat banyak, mulai dari cepat lelah hingga autoimun atau kondisi ketika kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuh sendiri.

    Kata dr Rini, pemenuhan gizi termasuk memberikan sarapan dengan gizi seimbang sangat penting bagi anak-anak sekolah. Sarapan sehat tidak hanya berfungsi meningkatkan energi, tetapi sumber utama mereka agar tetap fit dalam beraktivitas.

    “Secara umum, anak-anak yang mengonsumsi susu pada saat sarapan memiliki asupan mikronutrien esensial lebih tinggi terutama kalsium dan vitamin D,” tandas dr Rini.

    Berita selengkapnya >>> Klik di sini

    (Sumber: CNBC.com )

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Banjir Kosmetik Impor di Indonesia, Gara-Gara Regulasi?





    Next Article



    Pagi-Pagi Jokowi Blusukan ke Posyandu Bogor-Jaksel, Cek Stunting Anak



    Never Give Up Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.