Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ribuan Nyamuk Wolbachia Disebar di 5 Kota, Apa Tujuannya?
    Inspiring You

    Ribuan Nyamuk Wolbachia Disebar di 5 Kota, Apa Tujuannya?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 November 2023Updated:21 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebar ribuan nyamuk wolbachia di lima kota Indonesia, yaitu Jakarta Barat, Bandung, Semarang, Bontang, dan Kupang. Nyamuk jenis ini terbukti efektif untuk menurunkan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.

    Staf Teknis Komunikasi Transformasi Kesehatan Kemenkes Ngabila Salama mengatakan bahwa penyebaran nyamuk wolbachia untuk memberantas DBD sudah sesuai dengan Surat Keputusan Menteri kesehatan RI Nomor 1341 tentang penanggulangan demam berdarah dengue (DBD).

    Lalu, apa itu nyamuk wolbachia dan bagaimana serangga tersebut bisa membasmi DBD?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mengutip laman resmi Kemenkes, wolbachia sendiri adalah bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Ketika nyamuk aedes aegypti sudah terinfeksi wolbachia, mereka menjadi mandul. Akibatnya nyamuk yang mengandung wolbachia tidak mampu lagi untuk menularkan virus dengue ketika menghisap darah orang. Dengan demikian, secara alami jumlah kasus DBD juga akan berkurang.

    Di Indonesia, pelepasan nyamuk wolbachia bertujuan agar nyamuk betina kawin dengan nyamuk setempat dan menghasilkan anak-anak nyamuk yang mengandung wolbachia. Pada akhirnya, hampir seluruh nyamuk di populasi alami akan memiliki bakteri wolbachia.

    Karena nyamuk tak dapat terbang jauh, biasanya petugas akan melepas segenggam nyamuk setiap 50 meter di area yang ditargetkan.

    Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada, dr. Riris Andono Ahmad MPH, Ph.D menambahkan, uji coba nyamuk wolbachia yang sebelumnya dilakukan di Yogyakarta pada tahun 2022 terbukti efektif.

    “Hasilnya, di lokasi yang telah disebar wolbachia terbukti mampu menekan kasus demam berdarah hingga 77%, disamping menurunkan kebutuhan rawat inap pasien dengue di rumah sakit sebesar 86%.” jelas dr. Riris.

    Efektivitas pemanfaatan nyamuk wolbachia untuk menurunkan kejadian demam berdarah juga sudah dibuktikan di 13 negara lain, yaitu di Australia, Brazil, Colombia, El Salvador, Sri Lanka, Honduras, Laos, Vietnam, Kiribati, Fiji, Vanuatu, New Caledonia, dan Meksiko.

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.