Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sah! Nepal Izinkan Pernikahan LGBT untuk Pertama Kalinya
    Inspiring You

    Sah! Nepal Izinkan Pernikahan LGBT untuk Pertama Kalinya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Desember 2023Updated:1 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Pihak berwenang di sebuah desa di Nepal mencatatkan pernikahan sesama jenis yang pertama di negara Himalaya itu pada Rabu (29/11/2023). Pencatatan pernikahan itu terjadi lima bulan setelah Mahkamah Agung mengeluarkan perintah sementara yang membuka jalan bagi pernikahan sejenis.

    Pernikahan seorang transpuan Ram Bahadur (Maya) Gurung (36 tahun) dan Surendra Pandey (26) secara resmi didaftarkan di kantor kota pedesaan Dordi di Lumjung distrik di Nepal barat, kata seorang pejabat.

    “Kami berdua sangat senang. Seperti kami, semua orang di komunitas kami juga bahagia,” kata Pandey dalam sebuah wawancara telepon kepada CNN Internasional.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pasangan ini telah menjalin hubungan selama sembilan tahun dan menikah sesuai ritual Hindu pada tahun 2016 di ibu kota Kathmandu. Namun, pernikahan mereka baru tercatat secara resmi tujuh tahun kemudian. 

    “Kami sudah menerbitkan akta pencatatan perkawinan kepada pasangan tersebut dengan mempertimbangkan perintah Mahkamah Agung dan instruksi dari otoritas pemerintah terkait,” kata Hem Raj Kafle, kepala administrasi kota pedesaan Dordi.

    Pada bulan Juni, Mahkamah Agung Nepal mengeluarkan perintah sementara yang mengizinkan pasangan sesama jenis untuk mendaftarkan pernikahan mereka sambil menunggu keputusan akhir.

    Nepal, yang mayoritas penduduknya beragama Hindu, menjadi semakin progresif sejak pemberontakan Maois yang telah berlangsung selama satu dekade berakhir pada 2006. Dua tahun kemudian, partai-partai politik memilih untuk menghapuskan monarki Hindu yang telah berusia 239 tahun, sebuah tuntutan utama dari kelompok Maois.

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.