Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sekolah Benarkan Anak Artis VR Terlibat Bullying, Ortu Mau Dipanggil
    Inspiring You

    Sekolah Benarkan Anak Artis VR Terlibat Bullying, Ortu Mau Dipanggil

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Februari 2024Updated:20 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus bullying yang terjadi pada siswa SMA Binus Serpong tengah menjadi perbincangan. Sebab, salah satu tersangkanya disebut anak dari artis berinisial VR.

    Korban disebut mengalami sejumlah luka akibat bullying tersebut. Kabar keterlibatan anak dari artis VR juga telah dibenarkan oleh pihak sekolah

    Haris menyebut orang tua dari anak tersebut juga akan dipanggil oleh pihak sekolah untuk dimintai keterangan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Iya (anak dari artis VR terlibat). Masih dalam proses pemanggilan (orang tua),” ujar Public Relation Binus School, Haris Suhendra, saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (20/2/2024).

    Haris memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi perundungan itu bakal dikenakan sanksi sesuai aturan yang ada. Peristiwa itu tengah diselidiki oleh pihak sekolah maupun polisi.

    “Sejauh ini dalam penanganan sekolah dan menjadi prioritas untuk ditindaklanjuti, sejauh ini kita sudah memanggil yang terlibat dan masih dalam proses. (sanksi) mengikuti aturan sekolah yang sudah ada,” tuturnya.

    Sebelumnya seorang siswa Binus School di BSD, Serpong, dilarikan ke rumah sakit lantaran diduga menjadi korban perundungan oleh seniornya sebagai syarat untuk masuk geng. Aksi perundungan tersebut viral di media sosial dan diduga terjadi di warung belakang Binus School. Korban yang merupakan calon anggota geng disebut harus melakukan beberapa hal yang diminta oleh senior termasuk mendapati kekerasan fisik.

    Kanit PPA Polres Tangerang Selatan Ipda Galih menyebut dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami perundungan dari lebih satu pelaku. Ia menyebut proses visum juga telah dilakukan untuk memeriksa seluruh luka yang dialami oleh korban.

    “Terhadap luka yang dialami sudah kita lakukan visum, akibat dari perbuatan kekerasan yang dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku,” ujarnya kepada wartawan, Senin (19/2).



    Artikel Selanjutnya


    7 Tanda Psikologis Anak Belum Siap Sekolah

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.