Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Setahun Gabung, Tokopedia TikTok Shop Klaim Punya 200 Juta Pengguna
    Insight News

    Setahun Gabung, Tokopedia TikTok Shop Klaim Punya 200 Juta Pengguna

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Januari 2025Updated:16 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Setelah bergabung dengan TikTok Shop, Tokopedia mengklaim jumlah pengguna platform belanja online di Tokopedia dan Shop Tokopedia telah melampaui 200 juta.

    Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce Melissa Siska Juminto mengatakan, dengan adanya sinergi ini makin memperkuat layanan mereka sehingga bisa menjangkau lebih dari 200 juta pengguna di seluruh Indonesia.

    “Artinya itu apa? Artinya itu semua para kreator dan juga semua pemirsa bisa melayani 200 juta pengguna di Indonesia. Dan juga busa mengembangkan bisnis dan potensi masing- masing,” ujar Melisa di acara ShopTokopedia dan Tokopedia Summit 2024/2025 yang digelar di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (15/1/2025).

    Tahun lalu, kata dia, sinergi TikTokshop dan Tokopedia dapat meningkatkan pendapat UMKM sekitar 95%.

    Ia menyebut bahwa ada kenaikan nilai transaksi sejumlah penjual di ShopTokopedia, yakni 30x kenaikan nilai transaksi sejumlah penjual di ShopTokopedia berkat live streaming di TikTok yang dibuat oleh sejumlah penjual atau affiliate content creator.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jendral Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan bahwa pertumbuhan e-commerce dalam konteks GMV tumbuh 10,44% atau sekitar US$ 65 miliar.

    “Pangsa pasar kita itu besar sekali. Tinggal sekarang bagaimana memanfaatkan momentum untuk terus sustain,” kata Iqbal.

    Tugas pemerintah, kata dia, adalah untuk bekerjasama dengan platform dengan terus meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Bukalapak Tutup Lapak Jualan Online, Pertanda Apa?




    Next Article



    Biaya Layanan Tokopedia Naik 16 September 2024 Jadi Segini



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.