Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Setelah China, India Uji Uang Digital Rupee Akhir Tahun Ini
    Insight News

    Setelah China, India Uji Uang Digital Rupee Akhir Tahun Ini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Agustus 2021Updated:27 Agustus 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Bank sentral India, Reserve Bank of India (RBI) kemungkinan akan meluncurkan program uji coba mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC) pada Desember tahun ini.

    Hal ini diungkapkan oleh Gubernur RBI Shaktikanta Das. Uang digital ini akan diberi nama rupee digital merupakan versi online dari uang kartal dan uang logam.

    “Kami sangat berhati-hati karena ini benar-benar produk baru, tidak untuk RBI, tetapi secara global,” ujar Shaktikanta Das seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (27/8/2021).

    Shaktikanta Das mengungkapkan RBI juga sedang mempelajari pilihan antara memiliki centralized ledger untuk uang kripto atau menggunakan distributed ledger technology (DLT).

    DLT mengacu pada database digital yang memungkinkan banyak peserta untuk mengakses, berbagi, dan mencatat transaksi secara bersamaan. Centralized ledger berarti database yang dimiliki dan dioperasikan oleh satu entitas, dalam hal ini bank sentral.

    “Saya pikir pada akhir tahun, kita harus bisa – kita mungkin akan berada dalam posisi – untuk memulai uji coba pertama kita,” terang Shaktikanta Das.

    Bulan lalu, Deputi Gubernur RBI T Rabi Shankar mengatakan bank sentral sedang menuju “strategi implementasi bertahap” untuk mata uang digital CBDC.

    Bank sentral sejumlah negara sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan CBDC, hal ini dipicu menurunnya penggunaan uang tunai dan meningkatnya minat masyarakat pada cryptocurrency.

    Bank sentral China, People’s Bank of China terdepan dalam uji coba uang digital ini. Mereka sudah melakukan uji coba di dunia nyata di beberapa kota.

    CBDC berbeda dari cryptocurrency. Pertama, mereka akan sepenuhnya diatur dan di bawah pusat pusat, biasanya bank sentral.

    Kedua, alih-alih menjadi aset yang dapat diperoleh dengan harga yang sangat berfluktuasi, mata uang digital bank sentral akan bekerja lebih seperti mata uang tradisional, dan akan diterima secara luas.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/miq)



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.