Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Starlink Resmi Langsung Nyambung ke HP Musuh Besar Putin
    Insight News

    Starlink Resmi Langsung Nyambung ke HP Musuh Besar Putin

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Desember 2024Updated:31 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa saat lalu, situs resmi Starlink sudah mengumumkan kemampuan sambungan internet satelit langsung ke HP atau diistilahkan direct-to-cell. Perusahaan milik Elon Musk menjanjikan layanan tersebut mulai beroperasi dengan fitur terbatas untuk ‘text’ pada akhir 2024.

    Selanjutnya, kemampuan lebih lengkap dengan ‘voice & data’ akan dimulai pada 2025 mendatang. Beberapa perusahaan telekomunikasi di berbagai negara sudah digandeng untuk mewujudkan Starlink direct-to-cell.

    Terbaru, Starlink juga menggandeng operator mobile Kyivstar di Ukraina. Dengan kemitraan itu, Starlink direct-to-cell juga akan melayani masyarakat di negara musuh Vladimir Putin.

    Kyivstar menargetkan layanan direct-to-cell untuk fungsi ‘text’ akan mulai beroperasi pada kuartal keempat 2025 mendatang. Operator itu akan memperluas layanan untuk ‘voice & data’ pada tahap berikutnya.

    Perincian nilai kesepakatan untuk kemitraan tersebut tidak diumbar.

    Starlink yang dimiliki SpaceX memang sudah dimanfaatkan di Ukraina untuk menyokong konektivitas di negara konflik tersebut selama perang melawan Rusia.

    Pada awal tahun ini, Starlink meluncurkan paket satelit pertama yang dikhususkan untuk kemampuan direct-to-cell. Layanan itu sebelumnya menuai kontroversi dari berbagai pihak, sebab dikhawatirkan akan ‘membunuh’ bisnis operator mobile.

    Namun, nyatanya negosiasi Musk mampu membuat beberapa perusahaan telekomunikasi luluh dan mau menjalin kerja sama dalam menggelar layanan direct-to-cell.

    Sejauh ini, selain Kyivstar, Starlink telah menggandeng 7 operator telekomunikasi di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Selandia Baru.

    Di Indonesia, Starlink belum bekerja sama dengan operator lokal untuk menggelar direct-to-cell. Pemerintah juga menegaskan izin Starlink di Indonesia tidak mencakup layanan direct-to-cell, melainkan terbatas pada ISP dan Jartup Vsat.

    “Dalam implementasi saat ini, PT Starlink Services Indonesia dengan jenis izin penyelenggaraan telekomunikasi yang dimiliki (ISP dan Jartup VSAT) tidak dapat menyediakan layanan D2C (Direct-to-Cell) secara langsung kepada pelanggan,” kata Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Aju Widya Sari kepada CNBC Indonesia beberapa saat lalu.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: CEO Google Beri Peringatan Bahaya di 2025




    Next Article



    Starlink Langsung Nyambung ke HP, Ini Alasan Pemerintah Beri Izin



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.