Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Ini Sebut Kanker Penyakit Buatan Manusia, Benarkah?
    Inspiring You

    Studi Ini Sebut Kanker Penyakit Buatan Manusia, Benarkah?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Mei 2023Updated:22 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah studi menyebut bahwa kanker sebagai penyakit buatan manusia. Temuan studi inipun memicu kontroversi di kalangan para ahli medis.

    Kanker merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia, terhitung sekitar satu dari delapan dari semua kematian pada tahun 2004, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meski demikian, para ilmuwan hanya menemukan satu kasus kanker dalam penyelidikan ratusan mumi Mesir, kata peneliti Rosalie David di University of Manchester di Inggris dalam sebuah pernyataan.

    Peneliti Michael Zimmerman di Universitas Villanova di Pennsylvania menyimpulkan kelangkaan kanker pada mumi menunjukkan hal itu langka di zaman kuno.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Bahwa faktor penyebab kanker hanya ditemukan pada masyarakat yang dipengaruhi oleh industrialisasi modern,” ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari LiveScience.

    “Dalam masyarakat kuno yang tidak memiliki intervensi bedah, bukti kanker harus tetap ada dalam semua kasus,” paparnya.

    Zimmerman adalah orang pertama yang mendiagnosis kanker pada mumi Mesir dengan menganalisis jaringannya pada tingkat mikroskopis, mengidentifikasi kanker dubur pada mumi tanpa nama yang pernah tinggal di Oasis Dakhleh selama periode Ptolemeus 1.600 hingga 1.800 tahun yang lalu.

    David dan Zimmerman juga menganalisis literatur kuno dari Mesir dan Yunani untuk tanda-tanda kanker, serta studi medis tentang sisa-sisa manusia dan hewan sejak zaman dinosaurus. Mereka menemukan bahwa bukti kanker pada fosil hewan, primata non-manusia, dan manusia purba adalah hal yang langka.

    Saat mereka menganalisis literatur kuno, mereka tidak menemukan deskripsi operasi untuk kanker payudara dan kanker lainnya hingga abad ke-17, dan laporan pertama dalam literatur ilmiah tentang tumor khusus hanya terjadi dalam 200 tahun terakhir, seperti kanker skrotum.

    Salah satu alasan yang mungkin menjelaskan mengapa kanker jarang terjadi di zaman kuno adalah karena masa hidup individu yang pendek pada saat itu menghalangi perkembangan penyakit. Namun, para peneliti mencatat beberapa orang di Mesir kuno dan Yunani hidup cukup lama untuk menderita penyakit seperti aterosklerosis dan osteoporosis.

    Oleh karena itu David dan Zimmerman berpendapat bahwa kanker saat ini sebagian besar disebabkan oleh faktor lingkungan buatan manusia seperti polusi dan pola makan. Mereka merinci temuan tersebut dalam jurnal Nature Review Cancer edisi Oktober.

    “Dalam masyarakat industri, kanker menempati urutan kedua setelah penyakit kardiovaskular sebagai penyebab kematian, tetapi pada zaman kuno, hal itu sangat jarang terjadi. Tidak ada apa pun di lingkungan alami yang dapat menyebabkan kanker,” kata David dalam sebuah pernyataan.



    Artikel Selanjutnya


    Kemenkes Gelontorkan Rp3,5 Triliun untuk 4 Penyakit Prioritas

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.