Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Temukan Jumlah Kasus Autisme Meningkat Pesat, Apa Sebabnya?
    Inspiring You

    Studi Temukan Jumlah Kasus Autisme Meningkat Pesat, Apa Sebabnya?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Desember 2024Updated:27 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa jumlah penderita autisme di seluruh dunia meningkat pesat. Setidaknya, 1 dari 127 orang berada dalam spektrum autisme. Ini artinya ada 61,8 juta orang di seluruh dunia yang memiliki autisme.

    Melansir Euro News, ara peneliti di balik studi yang diterbitkan dalam Lancet Psychiatry ini menggunakan data dari tahun 2021 untuk mencapai perkiraan terbaru.

    Peneliti menemukan prevalensi gangguan spektrum autisme (ASD) dua kali lebih tinggi di kalangan pria daripada wanita.

    Kesenjangan diagnosis ditemukan sebagai faktor yang mungkin berkontribusi dalam perbedaan prevalensi tersebut. Sebab, anak perempuan cenderung menerima diagnosis di kemudian hari atau tidak didiagnosis sama sekali karena gejala yang berbeda.

    Penelitian terbaru itu melibatkan 10 lembaga di Australia termasuk Universitas Queensland, Universitas Adelaide, dan Universitas Sydney. Tim peneliti menemukan bahwa ASD paling umum terjadi pada orang di bawah usia 20 tahun.

    Selama penilaian terakhir yang dilakukan pada data tahun 2019, prevalensinya adalah satu dari 271 orang atau 369 per 100.000 orang.

    Perbedaan ini sebagian besar dijelaskan oleh perubahan metode, untuk mengecualikan penelitian yang mungkin meremehkan tingkat autisme.

    Angka terbaru ini sejalan dengan prevalensi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memperkirakan bahwa satu persen anak di seluruh dunia mengidap autisme.

    Ciri-ciri autisme

    Autisme atau Gangguan Spektrum Autisme (ASD) adalah kondisi perkembangan saraf kompleks yang bermanifestasi pada anak usia dini dan berlanjut sepanjang hidup.

    Karakteristiknya bervariasi, mulai dari kesulitan dalam komunikasi dan interaksi sosial, tantangan yang terkait dengan pemrosesan sensorik, perilaku, minat, atau aktivitas yang berulang, dan dalam beberapa kasus cacat intelektual, yang semuanya terjadi pada berbagai tingkat keparahan.

    Tanda-tanda kondisi tersebut dapat terlihat antara usia 1 dan 3 tahun, kata American Psychiatric Association di situs webnya.

    “Orang autis memiliki risiko lebih tinggi mengalami isolasi sosial, kesulitan akademis atau pekerjaan, dan mungkin memerlukan dukungan psikososial hingga dewasa,” kata penulis studi tersebut.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Daya Tarik Bisnis Kosmetik Lokal Hadapi Tantangan Bisnis 2025





    Next Article



    Ayah-Bunda, Ini Rekomendasi Screen Time Anak Sesuai Umur



    Never Give Up True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.