Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Ungkap Cara Mengenali Psikopat dari Tatapan Matanya
    Inspiring You

    Studi Ungkap Cara Mengenali Psikopat dari Tatapan Matanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Oktober 2024Updated:23 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Anda mungkin mengenal karakteristik psikopat dari film atau serial bergenre thriller. Seringkali, psikopat digambarkan sebagai pembunuh berdarah dingin. Meski begitu, perlu diketahui bahwa psikopat bukanlah diagnosis medis resmi. Mengutip Healthline, definisi sebenarnya dari psikopat dalam ilmu psikiatri adalah gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personality Disorder/ASPD).

    Seorang psikiater dan pendiri Centers of Psychiatric Excellence, Prakash Masand menggambarkan orang psikopat sebagai individu yang menunjukkan pola manipulasi dan kekerasan kepada orang lain.

    Tanda psikopat yang terlihat dari mata

    Mengutip Psych Central, para peneliti telah mempelajari perilaku visual yang berbeda di antara penderita psikopati. Misalnya, ketika orang normal melihat sesuatu yang mengganggu, pupil matanya membesar, yang merupakan cerminan dari sistem saraf simpatik tubuh.

    Namun sebuah penelitian pada 2018 terhadap 82 laki-laki dengan ciri-ciri psikopat interpersonal-afektif, ditemukan penurunan respons pupil mata ketika mereka diperlihatkan gambar-gambar negatif. Sebuah studi berbeda juga menemukan berkurangnya pelebaran pupil di antara psikopat ketika mereka mendengarkan suara-suara negatif, seperti teriakan.

    Sementara itu, peneliti juga menemukan bahwa mereka yang memiliki sifat psikopat menghabiskan waktu lebih lama untuk melihat foto yang menggambarkan emosi, seperti rasa sakit dan rasa malu.

    Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan psikopati melakukan lebih sedikit kontak mata dibandingkan orang yang tidak

    “Terkadang, penderita psikopati menggunakan tatapan mata sebagai cara yang disengaja untuk mengendalikan dan mengintimidasi orang lain,” kata Dr. Naomi Murphy, konsultan dan psikolog forensik dan pendiri Octopus Psychology.

    “Tetapi tatapan juga bisa mencerminkan kemarahan yang dingin dan keras.”

    Meski begitu, Murphy menegaskan asumsi bahwa semua individu dengan psikopati memiliki tatapan yang menakutkan adalah keliru.

    Walau tidak ada ciri-ciri spesifik dan pasti yang menjadi penanda ‘tatapan psikopat’, ada beberapa ciri umum yang diamati peneliti:

    – Sikap dingin, tak ada empati, atau kasih sayang

    – Bermata lebar, lebih banyak bagian putih mata yang terlihat

    – Lebih jarang berkedip

    – Tatapan yang terasa mengancam

    – Bagian hitam mata membesar

    – Tatapan yang intens

    – Kontak mata dilakukan lebih lama

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Seruput Cuan Bisnis Kopi, Kala Dompet Kelas Menengah Susut

    Smart your life Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.