Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telepon dari Penipu Mudah Dikenali, Begini Ciri Khas Vishing
    Insight News

    Telepon dari Penipu Mudah Dikenali, Begini Ciri Khas Vishing

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Januari 2025Updated:5 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, Dexpert.co.id – Modus penipuan vishing atau phising suara makin marak terjadi. Hal ini digunakan untuk menjebak korban.

    Metode vishing dalam penipuan online bertujuan memancing korban untuk menyerahkan akses atau informasi yang bisa digunakan untuk membajak HP atau aplikasi mobile.

    Pelaku akan mengirimkan link dan meminta korban mengkliknya, bisa juga dengan mendownload file. Mereka melakukan segala cara agar korban terjerat dengan tipuan ini.

    Untuk itu, Anda perlu waspada dan berhati-hati jika menerima telepon dari orang asing, terlebih dari nomor tak dikenal.

    Ada beberapa cara yang dilakukan pelaku Vishing, Berikut tanda-tandanya:

    1. Mengaku dari Pemerintah atau Perusahaan Besar

    Anda perlu waspada jika mendapatkan telepon dari lembaga pemerintah atau perusahaan besar. Pelaku akan berperan seolah-olah memiliki otoritas tertentu untuk mengintimidasi korbannya.

    2. Menawarkan Kesepakatan atau Hadiah

    Pelaku juga biasanya mengiming-imingi kesepakatan atau hadiah tertentu. Jadi hati-hati jika ada tawaran menggiurkan tersebut dan jangan percaya pada siapapun yang mengatakannya.

    3. Tidak Tahu Nama Anda

    Anda harus berhati-hati jika menerima telepon dan melakukan sapaan umum. Biasanya petugas resmi akan mengetahui siapa dan identitas lawan bicaranya.

    4. Klaim Utang yang Belum Dibayar

    Taktik lain yang digunakan adalah mengklaim calon korban punya utang yang belum dibayar. Pelaku akan mengancam mereka dengan denda atau hukuman penjara.

    5. Meminta Informasi Sensitif dan Pribadi

    Pelaku juga menggunakan metode meminta informasi sensitif atau pribadi. Misalnya nomor KTP atau nomor kartu kredit. Perlu diingat perusahaan resmi seharusnya sudah punya informasi tertentu soal pelanggan atau penggunanya. Ingat jangan memberikan data apapun kepada orang yang tidak kita kenal.

    6. Perangkat Terinfeksi Malware

    Trik berikutnya yang digunakan adalah mengatakan perangkat telah terinfeksi malware atau virus. Hati-hati dengan klaim tersebut dan jangan pernah menginstal software untuk mengakses jarak jauh seperti AnyDesk atau Team Viewer.

    7. Ada Jeda Saat Menjawab Telepon

    Hati-hati saat merasakan tanda aneh seperti jeda saat menjawab telepon. Biasanya penipu akan menggunakan teknologi panggilan otomatis untuk menghubungkan korban.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Penuhi TKDN 35%, Kemenperin Dorong Apple Bangun Pabrik di RI





    Next Article



    Penipu Bobol Rekening Rp 3,7 triliun, Ternyata Remaja 19 Tahun



    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.