Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Telkom Bangun Data Center di Batam, Gandeng Singtel dan Medco
    Insight News

    Telkom Bangun Data Center di Batam, Gandeng Singtel dan Medco

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa21 Desember 2022Updated:25 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Batam, Dexpert.co.id – Sebelum menutup 2022, PT Telkomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melalui anak usahanya NeutraDC, menggelar ground breaking pembangunan data center berkapasitas 51 MW di Batam.

    Proyek ini adalah hasil kerja sama antara Telkom dengan perusahan telekomunikasi Singapura, Singtel dan Medco Power.

    Data center yang berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate Batam dibangun dengan dana US$ 198 juta dan ditargetkan beroperasi pada kuartal II 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Telkom memiliki saham mayoritas di proyek data center Batam dengan komposisi kepemilikan 60%. Singtel menguasai 35% saham, sedangkan Medco Power memiliki 5% saham.

    Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, yang hadir dalam acara ground breaking, berharap agar pembangunan data center di Batam akan meningkatkan valuasi Telkom.

    “Kami ingin meningkatkan valuasi perusahaan lewat peran Telkom dalam ekonomi digital. Dengan membuka kunci lewat bisnis data center Telkom. Kami percaya data center ini bisa jadi yang terbesar di Indonesia,” katanya Rabu (21/12/2022).

    Sementara itu, CEO Medco Power Eka Satria, menjelaskan dalam proyek data center ini Medco berperan menyediakan energi bersih (green energy).

    “Kami menyuplai 50% [listrik] di Batam dan kami akan menyediakan energi bersih untuk proyek ini. Menampung spill over bisnis data center di negara lain,” kata Eka.

    Salah satu calon pengguna data center di Batam adalah perusahaan-perusahaan yang sebelumnya mengelola data mereka di Singapura. Namun, keterbatasan ruang dan biaya yang tinggi mendorong mereka untuk mencari lokasi lain.

    CEO Singtel Yuen Kuan Moon mengatakan Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asean. Sejak 2001, Singtel telah bekerja sama dengan Telkom mengembangkan perusahaan seluler dan infrastruktur.

    “Kami berharap agar proyek ini bisa menjadi pemimpin pasar data center di Indonesia. Medco sebagai ahli dari energi bersih juga bisa mendukung bisnis data center ini,” katanya.

    Acara ground breaking data center di Batam juga dihadiri oleh Dirut Telkom Rieriek Ardiansyah dan Andrew Th. A.F sebagai CEO NeutraDC.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Bisnis Data Center RI Rebutan Pemain Global, Gimana Telkom?

    (dem)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.