Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Terkuak, Ini Rahasia Warga Korsel dan Jepang Tak Bau Ketiak
    Inspiring You

    Terkuak, Ini Rahasia Warga Korsel dan Jepang Tak Bau Ketiak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman8 Februari 2024Updated:8 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah riset mengatakan bahwa warga Korea Selatan dan Jepang memiliki bau badan lebih sedikit dibandingkan warga di negara lain karena ada gen yang disebut ABCC11. Gen ini menentukan jenis keringat yang dihasilkan oleh tubuh seseorang.

    Mengutip Detik.com, Kamis (2/8/2024), ada dua jenis utama kelenjar keringat, yakni ekrin dan apokrin. Kelenjar ekrin menghasilkan keringat encer dan tidak berbau, sedangkan kelenjar apokrin mengeluarkan zat yang lebih kental dan berbau.

    Sementara, gen ABC011 mengontrol fungsi kelenjar apokrin. Varian ini sering ditemukan di kalangan warga Asia Timur, di mana mengurangi produksi keringat berbau dengan membatasi aktivitas kelenjar apokrin. Menurut penelitian, sekitar 80%-95% orang Korea dan Jepang memiliki varian gen ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Saat orang berkeringat, maka bukan hanya air yang dikeluarkan, melainkan juga garam, protein, dan senyawa lain. Bau badan muncul ketika bakteri di kulit memecah senyawa tersebut, sehingga melepaskan zat berbau dalam prosesnya.

    Lebih lanjut dalam penelitian disebutkan bahwa kelenjar apokrin yang banyak ditemukan di ketiak dan selangkangan menghasilkan keringat yang lebih banyak mengandung protein dan lipid. Senyawa inilah yang menjadi sarang bakteri. Dengan demikian, menyebabkan bau yang lebih kuat.

    Hanya saja, varian gen ABCC11 memiliki kelenjar apokrin kurang aktif. Oleh karena itu, mereka yang memiliki gen tersebut menghasilkan lebih sedikit keringat penyebab bau badan.

    Beberapa penelitian juga menunjukkan korelasi yang kuat antara varian gen ABCC11 dan populasi Asia Timur. Penelitian Journal of Investigative Dermatology mencatat bahwa 80%-95% orang Korea dan Jepang membawa varian gen ini, lalu hanya sekitar 2% orang Eropa dan 3% orag Afrika yang memiliki varian tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Gawat, Anak Muda Korea Selatan Mulai Nyerah Cari Kerja

    (ayh/ayh)


    Inspirasi Kamu Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.