Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terpecahkan! Misteri Miringnya Inti Bumi di Bawah Indonesia
    Insight News

    Terpecahkan! Misteri Miringnya Inti Bumi di Bawah Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Oktober 2021Updated:31 Oktober 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Fenomen alam kembali menjadi perhatian ilmuwan, kali ini ada kajian yang menyebutkan inti bumi di bagian bawah Indonesia dikabarkan miring. Hal ini diungkapkan dalam penelitian Seismolog University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS).

    Penyebab inti bumi miring ini karena inti besi padat di tengah Bumi tumbuh lebih cepat di bawah laut Banda. Inti Bumi di Indonesia juga telah kehilangan panas lebih cepat dari wilayah lain seperti Brasil. Ini membuat pendinginan lebih cepat akibat kristalisasi besi penyusun inti.

    Kejadian tersebut terjadi sekitar 500 tahun lalu. Meski begitu, belum diketahui alasan mengapa proses pendinginan terjadi cepat di Indonesia.

    “Satu-satunya cara kami dapat jelaskan adalah sisi satunya tumbuh lebih cepat dibanding yang lain,” kata penulis utama studi Daniel Frost, seismolog di University of California, Berkeley, pekan lalu.

    Temuan terungkap saat peneliti sedang mempelajari gelombang seismik, yakni getaran bawah tanah berasal dari gempa bumi dan melewati inti besi padat tersebut.

    Penemuan soal inti Bumi yang kehilangan panas akhirnya membuat satu kesimpulan baru bagi ilmuwan, yakni diketahui kristalisasi besi condong di arah barat yaitu wilayah Laut Banda dibandingkan berasa Timur.

    Peneliti mengungkapkan terdapat pertumbuhan asimetris 60% lebih tinggi ke sisi barat. Namun juga meyakini bukan berarti terdapat risiko lain yang membuatnya tidak seimbang.

    Namun beberapa misteri mengenai inti Bumi tetap belum terpecahkan. “Pertanyaannya adalah, apakah ini mengubah kekuatan medan magnet?” kata Frost.

    Sebagai informasi, inti bumi berasa di 3.000 kilometer bawah permukaan. Bentuknya seperti bola dan terdiri dari kandungan besi dan nikel.

    Bagian atas dari inti merupakan mantel dalam dari 300 hingga 2.890 km di bawah permukaan Bumi. Diikuti dengan mantel luar (10-300 km di bawah permukaan Bumi) dan kerak yang merupakan lapisan paling luar.

    [Dexpert.co.id]

    (hps/hps)



    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.