Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tren Penipuan Terbaru Curi Data Anak Dipakai Ngutang, Segera Cek
    Insight News

    Tren Penipuan Terbaru Curi Data Anak Dipakai Ngutang, Segera Cek

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Januari 2025Updated:19 Januari 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Anak-anak rentan menjadi korban pencurian data, bukan hanya mereka yang sudah berusia dewasa. Mirisnya anak-anak baru mengetahui data dicuri bertahun-tahun berikutnya.

    “Butuh waktu bertahun-tahun mengetahui adanya masalah dan kerusakan itu bisa terus bertambah,” kata manajer keterlibatan masyarakat Navicore Solutions, Kim Cole dikutip dari CNBC Internasional.

    Awal tahun lalu, Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat melaporkan pencurian identitas orang di bawah 19 tahun sebanyak 3% dari semua laporan pencurian. Sementara periode 2021-2023 mencakup 2% dari laporan.

    Pencatutan data termasuk nomor jaminan sosial, nama dan alamat, serta tanggal lahir anak. Data anak digunakan untuk mengajukan kartu kredit dan membuka rekening.

    Selain itu, para pencuri juga menggunakan data untuk melakukan pinjaman serta menyewa tempat tinggal.

    Orang tua juga perlu melakukan beberapa hal untuk menyelamatkan data anak dan menghindari mereka menjadi korban. Berikut tipsnya:

    1. Cek Kredit Atas Nama Anak

    Orang tua perlu mengecek penggunaan data anak pada lembaga terkait. Salah satunya lakukan penelusuran melalui bank untuk penggunaan rekening atau kartu kredit atas nama anak.

    Jika ada penggunaan yang tidak semestinya, segera laporkan ke pihak terkait. Bekukan rekening atau kartu kredit yang menggunakan nama anak secara ilegal.

    2. Ajari Anak Soal Perlindungan Data

    Selain itu orang tua harus mengajarkan anak mengenai perlindungan data pribadi. Misalnya beritahu soal pentingnya data pribadi dan cara melindunginya.

    Ingatkan mereka tidak memberikan informasi tertentu untuk kepentingan seperti masuk ke platform. Berikan daftar data apa saja yang harus dirahasiakan dari pihak lain.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Waduh, Iran Bongkar Email Donald Trump Jelang Pilpres AS




    Next Article



    Ada Sumber Duit Baru Cuma Modal Data Pribadi



    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.