Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Vaksin Covid-19 Booster RI, Ini Wejangan Ex-Direktur WHO
    Insight News

    Vaksin Covid-19 Booster RI, Ini Wejangan Ex-Direktur WHO

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 September 2021Updated:3 September 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Pakar Kesehatan dan Mantan Direktur WHO Asia Tenggara, Tjandra Yoga buka suara soal pemberian dosis vaksin Covid-19 ketiga. Menurutnya yang terpenting sekarang menaikkan jumlah vaksinasi dua dosis terlebih dulu.

    Sebagai informasi, Indonesia memang sudah memberikan 102 juta dosis vaksin pada masyarakat. Dengan rincian 65 juta dosis pertama, 37 juta dosis kedua, dan booster untuk tenaga kesehatan sekitar 560 ribu dosis.

    Tjandra mengatakan sebaiknya melakukan peningkatan pemberian dosis kedua terlebih dulu. Setelah itu tercapai baru bisa melihat persoalan dosis ketiga.

    “Kalau itu sudah dinaikkan sangat bermakna baru melihat soal vaksin dosis ketiga. Masih butuh penelitian lebih lanjut dan sebagainya, saya kira prioritas menaikkan orang yang menerima dua dosis kenapa supaya makin banyak orang Indonesia teman-teman kita warga kita mendapatkan perlindungan,” jelasnya dalam program Profit CNBC Indonesia, Jumat (3/9/2021).

    Dia mengatakan vaksin dua dosis masih cukup melindungi penerimanya. Bahkan dengan adanya varian Delta, setidaknya penerima vaksin bisa terlindung dari sakit berat dan kemudian meninggal dunia.

    Selain itu yang jadi perhatian adalah peningkatan cakupan vaksinasi pada kelompok orang rentan, dalam hal ini lansia. Tjandra menegaskan harus meningkatkan jumlah vaksinasi dalam kelompok itu.

    “Saat ini kemungkinan dosis ketiga baik diberikan kepada petugas kesehatan yang langsung menangani pasien. Jadi itu saja kita kerjakan dosis ketiga saat ini. Jumlah coverage dinaikkan sambil liat perkembangan,” kata Tjandra.

    Sebelumnya Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebutkan kemungkinan pemberian dosis ketiga pada masyarakat umum. Vaksin itu diberikan apabila seluruh program vaksin sudah selesai dilakukan.

    Budi juga menjelaskan kemungkinan vaksin itu akan berbayar dan berkisar Rp 100 ribu – Rp 150 ribu.

    “Di Januari (2022) sudah selesai semua, di awal tahun depan kita sudah mulai suntikan ketiga (booster),” kata Budi, saat Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu kemarin (25/8/2021).

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.