Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waduh, Mantan Pasien Covid Berisiko Punya Kolesterol Tinggi
    Inspiring You

    Waduh, Mantan Pasien Covid Berisiko Punya Kolesterol Tinggi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 Februari 2023Updated:5 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu lalu, para ilmuwan menemukan bahwa risiko kolesterol tinggi pada penyintas Covid-19 dapat melonjak tinggi, terutama pada penyintas yang terinfeksi setelah satu tahun.

    “Ini adalah sesuatu yang perlu kita perhatikan lebih lanjut,” ujar Ahli Jantung di Cleveland Clinic, Ashish Sarraju, dikutip dari NBC News, Sabtu (4/2/2023).

    Menurut studi yang dipublikasikan The Lancet Diabetes and Endocrinology pada awal Januari lalu, penyintas Covid-19 memiliki 24 persen peningkatan risiko kadar kolesterol tinggi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Ini adalah orang-orang yang tidak pernah memiliki masalah kolesterol sebelumnya,” kata penulis studi dan ahli epidemiologi klinis di Universitas Washington, Ziyad Al-Aly.

    “Sekarang, tiba-tiba mereka mulai mengalami masalah berminggu-minggu dan berbulan-bulan setelah Covid-19,” lanjutnya

    Sebagian besar pasien Covid-19 yang diteliti cenderung memiliki kadar trigliserida dan kolesterol jahat yang tinggi setahun setelah terinfeksi. Mereka juga ditemukan memiliki kadar kolesterol baik yang rendah.

    Sementara itu, studi kedua yang diterbitkan dalam The Lancet Infectious Diseases pada akhir Desember lalu juga memiliki temuan serupa, terutama pada kelompok usia muda.

    Para peneliti di Swiss membandingkan kadar kolesterol 177 anggota militer Swiss yang terjangkit Covid-19 pada 2020 dengan 251 lainnya yang belum terinfeksi. Dilaporkan, rata-rata usia peserta adalah 21 tahun.

    “Kelompok yang terpapar Covid-19 berakhir dengan kadar kolesterol yang lebih tinggi,” kata seorang penulis sekaligus profesor di Departemen Kesehatan Global dan Masyarakat di Universitas Zurich, Patricia Schlagenhauf.

    Schlagenhauf mengungkapkan bahwa mereka juga memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi setelah terpapar Covid-19.

    “Fakta bahwa orang-orang muda ini memiliki kolesterol yang jauh lebih tinggi, LDL yang lebih tinggi, dan BMI yang lebih tinggi menunjukkan adanya gangguan metabolisme,” kata Schlagenhauf.

    Namun, alasan mengapa SARS-CoV-2 menyebabkan kolesterol tinggi masih belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli menduga bahwa peradangan yang berlangsung saat infeksi bisa turut berkontribusi.

    “Ada perubahan perilaku, termasuk pola makan dan kurang olahraga yang bisa menjadi faktor tingginya kadar kolesterol,” kata ahli kardiovaskular di National Jewish Health, Glenn Hirsch.

    Dia mengatakan, timnya juga melihat peningkatan risiko kesehatan lainnya akibat terinfeksi Covid-19, seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ginjal.

    [Dexpert.co.id]


    Lihat arikel lainnya


    Catat! Ini 6 Makanan Terbaik untuk Turunkan Kolesterol Tinggi

    (luc/luc)


    Berani sukses Inspirasi Kamu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.