Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warga Malas Beli HP, Ini Alasan Bisnis Samsung Masih Selamat
    Insight News

    Warga Malas Beli HP, Ini Alasan Bisnis Samsung Masih Selamat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Agustus 2023Updated:8 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ternyata ada yang bisa menyelamatkan bisnis Samsung yang anjlok hingga 95 persen. Yakni Samsung SDI atau bisnis manufaktur baterai dan material elektronik milik raksasa teknologi asal Korea Selatan itu.

    Laporan keuangan Q2-2023 Samsung SDI begitu menggembirakan. Pendapatannya mencapai 5,84 triliun won yang bertumbuh 23,2% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara untuk labanya naik 4,8% atau menjadi 450,2 miliar won.

    Catatan baik ini juga telah terjadi selama empat kuartal berturut-turut. Di mana Samsung SDI membukukan pendapatan mencapai lebih dari 5 triliun won dan margin operasi perusahaan 7,7%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Terlepas dari ekonomi yang melambat terus terjadi, upaya kami menghasilkan hasil yang luar biasa dan membukukan rekor pendapatan kuartal kedua tertinggi dan melampaui 5 triliun won selama empat kuartal berturut-turut,” jelas Presiden dan CEO Samsung SDI, Yoon Ho Choi, dikutip dari Sam Mobile, Senin (7/8/2023).

    Bisnis penyimpanan energi Samsung disebut menyumbang 5,27 triliun won dari seluruh pendapatan perusahaan atau naik 29,4%. Laba operasionalnya tercatat 388,1 miliar won atau melesat 58,5%.

    Bisnis baterai EV dan ESS (Sistem Penyimpanan Energi) juga mengalami penjualan yang kuat. Ini didorong adanya lonjakan permintaan pada EV premium dengan baterai P5 dari Samsung.

    Selain itu, bisnis baterai kecilnya juga terus mengalami hasil yang positif dengan dorongan dari peningkatan penjualan baterai silinder bertenaga tinggi. Sedangkan dampak pasar laptop yang melemah juga berdampak pada penurunan penjualan baterai kantong.

    Samsung juga mengatakan pendapatan bisnis material elektroniknya mencapai 570,5 miliar won atau naik 14,7% dari tahun lalu. Labanya menurun 66% atau menjadi 62,1 miliar won selama kuartal II lalu.

    Pasar PC dan smartphone juga diperkirakan akan berangsur pulih pada kuartal 4-2023 mendatang.



    Artikel Selanjutnya


    Video; Samsung Lirik Bing, Mau Berpaling Dari Google?


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.