Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada! 4 Jenis Makanan Ini Bikin Kolesterol Tinggi
    Inspiring You

    Waspada! 4 Jenis Makanan Ini Bikin Kolesterol Tinggi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 April 2023Updated:9 April 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kadar kolesterol jahat yang tinggi di tubuh dapat membahayakan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan keberadaan low-density lipoprotein (LDL) yang mengendap di dinding arteri seseorang.

    Keberadaan LDL dapat menyebabkan arteri menyempit yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan, terutama jantung koroner. Kendati begitu, bagi kamu yang tubuhnya tengah dipadati Lipoprotein jenis LDL ini tak perlu panik dengan langsung banyak mengonsumsi obat-obatan.

    Kabar baiknya, menurunkan kolesterol tinggi ternyata bisa dengan cara mengatur pola makan dan menjalani gaya hidup yang sehat.

    Berikut adalah empat makanan terburuk yang dapat membuat kolesterol tinggi dan patut dihindari, menurut menurut Dr. Elizabeth Klodas, ahli jantung dari Amerika Serikat (AS) yang dikutip CNBC International.

    1. Daging merah

    Penderita kolesterol patut menghindari daging merah termasuk burger, iga, steak, dan daging babi. Jika Anda tidak ingin memotong konsumsi daging merah sama sekali, fokuslah pada daging tanpa lemak dalam jumlah kecil sekitar tiga ons dan makan daging merah paling banyak seminggu sekali.

    Namun perlu diingat bahwa unggas juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah tidak berarti Anda harus makan ayam sebab keduanya harus dikurangi.

    Lalu apa yang harus dimakan? Anda bisa mengkonsumsi ikan dan kerang. Udang juga dapat dikonsumsi asal tanpa bumbu mentega. Beberapa pilihan protein tanpa lemak yang lezat lainnya adalah ikan berdaging putih seperti tilapia, halibut, cod, dan bass.

    2. Makanan yang digoreng

    Menggoreng makanan biasanya meningkatkan jumlah kalori karena lemak jenuh atau trans dan kolesterol diserap oleh makanan selama proses penggorengan berlangsung. Sehingga sebaiknya makanan goreng-gorengan harus dihindari.

    Lalu apa yang harus dimakan? Kentang panggang, kangkung atau brokoli yang dipanggang hingga garing. Jika tak tahan ingin makanan-makanan yang digoreng, Anda dapat menggunakan air fryer yang menggunakan lebih sedikit lemak.

    3. Daging olahan

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan seperti bacon, hot dog, dan salami sebagai karsinogen. Daging olahan juga mengandung sodium dan lemak jenuh.

    Lalu apa yang harus dimakan? Jawabannya tidak ada. Klodas menyebut lebih baik memang mengurangi produk-produk daging olahan dan jadikan mereka suguhan acara khusus, bukan makanan harian.

    4. Makanan yang dipanggang

    Biskuit, kue, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan mengandung banyak lemak, terutama lemak jenuh seperti mentega dan mentega putih serta gula. Semua ini adalah penyebab besar kolesterol tinggi.

    Lalu apa yang harus dimakan? Usahakan memanggang kue sendiri di rumah, sehingga Anda dapat mengendalikan jumlah dan jenis lemak dan gula yang digunakan untuk panganan tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT



    Artikel Selanjutnya


    Durian Memicu Kolesterol Tinggi, Mitos atau Fakta Nih?

    (Sumber: CNBC.com )


    Gaya Hidup Terkini Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.