Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada, Sering Menahan Kencing Bisa Picu Ginjal Bengkak
    Inspiring You

    Waspada, Sering Menahan Kencing Bisa Picu Ginjal Bengkak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman18 Desember 2024Updated:18 Desember 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Hampir semua orang pernah menunda kencing atau buang air kecil (BAK). Ternyata, kebiasaan ini bisa menimbulkan sejumlah masalah bagi kesehatan.

    Mengutip CNN, Dr. David Shusterman, ahli urologi bersertifikat di New York mengatakan menahan buang air kecil bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, pembengkakan kandung kemih hingga membuat kandung kemih menjadi sensitif akibat koleksi bakteri di sekitar pembukaan uretra dan sensor menjadi terlalu aktif sehingga membuat kencing lebih sering dari biasanya.

    Menahan kencing picu risiko infeksi saluran kemih dan sakit ginjal

    Menahan kencing dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih, atau ISK, yang disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih.

    Meskipun idealnya buang air kecil akan mengeluarkan bakteri baru, menahan urine dapat menciptakan tempat berkembang biaknya bakteri, kata Dr. Jamin Brahmbhatt, seorang ahli urologi di Orlando Health dan kontributor CNN.

    Inilah sebabnya mengapa banyak orang, terutama wanita, diminta untuk buang air kecil setelah berhubungan seks karena gesekan aktivitas seksual dapat mendorong bakteri ke dalam uretra.

    Jika tidak diobati, infeksi saluran kemih dapat naik ke ginjal dan mengakibatkan infeksi ginjal pielonefritis. Jika infeksi itu juga tidak ditangani, dapat terjadi infeksi aliran darah atau urosepsis – sepsis dari sumber urin.

    Seiring waktu, menahan kencing terlalu sering dapat membuat otot kandung kemih tegang dan melemah. Akhirnya, kandung kemih tidak dapat menghasilkan kekuatan yang cukup untuk mengosongkan urin.

    Para ahli mengatakan, mengabaikan sinyal tubuh secara terus-menerus dapat membuat sinyal tersebut menjadi kurang kentara atau tidak berfungsi.

    “Kami melihat banyak hal ini terjadi pada perawat dan guru,” kata Kim. “Mereka tidak pergi ke kamar mandi sama sekali sepanjang hari saat bertugas atau di kelas.”

    Dalam kasus yang lebih ekstrem, menahan buang air kecil dapat menyebabkan urine kembali ke ginjal, yang dapat menyebabkan infeksi, kerusakan ginjal atau hidronefrosis. Yang terakhir adalah suatu kondisi di mana ginjal membengkak dan meregang karena penumpukan. Tidak cukup mengosongkan kandung kemih Anda juga dapat menyebabkan sakit perut, kram atau batu kandung kemih.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Warga RI Mau Good Looking, Industri Kosmetik RI Makin Glowing





    Next Article



    Waspada! Ini Penyebab Gagal Ginjal di Kalangan Usia Muda



    Never Give Up Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.