Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Wow! Ada Pabrik Rendang di Eropa, Sebulan Produksi 30 Ton!
    Inspiring You

    Wow! Ada Pabrik Rendang di Eropa, Sebulan Produksi 30 Ton!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Juni 2023Updated:9 Juni 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rendang, olahan daging yang dimasak dengan sejumlah rempah khas Nusantara, pernah dinobatkan sebagai makanan paling enak di dunia. Tak heran kalau rendang juga digemari oleh masyarakat dari mancenegara.

    Baru-baru ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, melakukan kunjungan ke Bulgaria, sebuah negara di Eropa timur, untuk melakukan peninjauan terhadap pabrik Rendang Bella Food di Plovdiv, Bulgaria. Tinjauan pabrik ini adalah bagian dari program Indonesia Spice Up the World oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

    Sandiaga mengungkapkan bahwa pabrik Rendang Bella Food di Bulgaria ini adalah salah satu bentuk kolaborasi antara Bella Food dan Rumah Makan Padang Payakumbuah milik Arief Muhammad. Rencananya, pabrik tersebut akan memproduksi 30 ton rendang per bulan untuk didistribusikan ke Eropa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Sandiaga Uno menijau pabrik Rendang Bella Food di Plovdiv, Bulgaria (Tangkapan layar instagram @sandiuno)
    Sandiaga Uno menijau pabrik Rendang Bella Food di Plovdiv, Bulgaria (Tangkapan layar instagram @sandiuno)

    “Di sini saya melihat seluruh proses pembuatan rendang menggunakan mesin-mesin canggih, rencananya mereka produksi 30 ton rendang per bulan yang akan didistribusikan ke seluruh Eropa. Rendang dengan resep asli Sumatra Barat ini sudah tersertifikasi halal dari Turki,” ujar Sandiaga melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@sandiuno), Jumat (9/6/2023).

    “Saya harap upaya ini dapat terus ditingkatkan karena selain memperkenalkan kelezatan Rendang ke penjuru dunia, juga memiliki dampak positif pada pemulihan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru di kedua negara!” imbuhnya.

    Usai tinjauan pabrik, Sandiaga meminta Arief untuk kembali menyesuaikan tingkat kepedasan rendang yang diproduksi agar sesuai dengan kemampuan masyarakat Eropa. Dengan demikian, target pembukaan empat ribu restoran di luar negeri dapat tercapai.

    “Tadi kita sudah bertemu dari timnya dan sudah lihat prosesnya di Bella Food. Kita sudah coba, masih terlalu pedas. Jadi nanti rencananya mau diubah ke bawah karena saya saja berkeringat tadi makannya, tapi itu enak banget,” ujar Sandiaga kepada Arief melalui sambungan telepon, dikutip Jumat (9/6/2023).

    “Mohon dibantu, kita mau maksimal kembangkan Indonesia Spice Up the World. Targetnya empat ribu restoran dengan kita perlu bantuan dari teman-teman mitra untuk kembangkan rantai pasoknya,” lanjut Sandiaga.

    Mengutip dari laman resmi Kemenparekraf, Indonesia Spice Up The World adalah salah satu program pemerintah yang melibatkan lintas kementerian atau lembaga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pemasaran produk bumbu atau pangan olahan dan rempah Indonesia, terutama di Afrika, Australia, dan negara potensial lainnya.

    Selain mendorong pertumbuhan kuliner dan restoran Indonesia di luar negeri, program ini bertujuan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Indonesia guna mencicipi langsung berbagai kuliner dengan berbagai rempah khas.



    Artikel Selanjutnya


    Sandiaga Uno: Orang India Seneng Banget Nikah di Bali!

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.