Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Merchandise
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»YouTuber IShowSpeed Mengaku Sekarat, Ternyata Sakit Ini
    Inspiring You

    YouTuber IShowSpeed Mengaku Sekarat, Ternyata Sakit Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman1 Agustus 2023Updated:1 Agustus 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – YouTuber live streaming, IShowSpeed, membuat para penggemar khawatir setelah mengunggah video YouTube Shorts berjudul ‘I might die, bye‘ terkait kondisi kesehatannya.

    Dalam video tersebut, YouTuber dengan nama asli Darren Watkins Jr. itu mengaku mengalami sakit kepala parah sehingga tidak bisa membuka mata, tidur, dan beraktivitas.

    “Saya merasakan pengalaman terburuk saat ini. Saya bahkan tidak bisa membuka mata. Saya mengalami hal yang disebut cluster headache,” ungkap IShowSpeed, dikutip Selasa (1/8/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “[Ini] penyakit sakit kepala yang mematikan. Saya tidak bisa tidur, tidak bisa makan, dan tidak bisa melakukan apa-apa sekarang,” sambungnya.

    Tidak lama setelah mengunggah video ‘I might die, bye‘, IShowSpeed kembali mengunggah momen di dalam mobil ambulans dan mengungkapkan bahwa ia akan segera dioperasi. Dalam video tersebut, mata sebelah kanan IShowSpeed tampak bengkak.

    “Rasanya seperti ada yang menusuk mata saya dengan pisau. Boom, boom, boom, boom. Dan, saya sakit kepala di area ini,” papar YouTuber berusia 18 tahun tersebut.

     

    Apa itu cluster headache?

    Melansir dari Mayo Clinic, cluster headache atau sakit kepala klaster adalah salah satu jenis sakit kepala yang paling menyakitkan. Sakit kepala klaster umumnya terjadi secara tiba-tiba dan menyerang sekitar mata di satu sisi kepala.

    Serangan sakit kepala klaster dengan frekuensi tinggi biasanya dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan dan diikuti oleh periode remisi, yakni ketika sakit kepala berhenti. Selama masa remisi, tidak ada sakit kepala yang terjadi selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

    Berikut gejala umum selama sakit kepala klaster.

    1. Sakit kepala hebat di belakang atau sekitar salah satu mata dan menjalar ke bagian wajah, kepala, dan leher

    2. Sakit di satu sisi kepala

    3. Rasa gelisah

    4. Air mata berlebihan

    5. Mata merah pada di sisi yang terserang

    6. Hidung tersumbat atau berair di sisi yang terserang

    7. Keringat di dahi atau wajah di sisi yang terserang

    8. Wajah pucat atau memerah

    9. Pembengkakan di sekitar mata yang terserang

    10. Kelopak mata yang turun di sisi yang terserang.

    Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab dari sakit kepala klaster. Namun, para ahli mengatakan bahwa sakit kepala ini berkaitan erat dengan aktivitas di bagian otak hipotalamus. Hipotalamus adalah bagian otak yang berfungsi sebagai pusat koordinasi anggota tubuh.

    Berbeda dengan migrain dan sakit kepala tegang, sakit kepala klaster umumnya tidak dipicu oleh makanan, perubahan hormon, atau stres. Namun, serangan sakit kepala klaster dapat dipicu oleh minum alkohol atau aroma yang kuat, seperti parfum, cat, atau bensin.

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.