Penulis: Ardhian Valqa

Jakarta, Dexpert.co.id – Menjelang larangan TikTok di Amerika Serikat (AS) yang dipatok pada 19 Januari 2025 mendatang, kreator konten berbondong-bondong menggunakan RedNote dan Lemon8. Keduanya merupakan platform media sosial serupa TikTok yang juga berasal dari China. Lebih spesifik, RedNote merupakan versi AS dari aplikasi ‘Xiaohongshu’ di China. Pada Senin (13/1) waktu setempat, RedNote menduduki posisi pertama sebagai aplikasi terpopuler di Apple App Store. Dalam deskripsinya di Google Play Store, RedNote disebut “platform gaya hidup bagi kaum muda untuk berbagi pengalaman, menjelajahi dunia yang nyata, indah, dan beragam, serta menemukan gaya hidup yang mereka inginkan”. Berbasis di Shanghai, RedNote didirikan pada…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Di tengah dominasi raksasa ojek online, munculnya ojek online lokal membawa angin segar bagi industri transportasi di Indonesia. Asosiasi ojek online (ojol) Garda Indonesia menyambut baik kehadiran platform ojek online lokal yang dimiliki oleh Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu), Zendo. Ketua Umum (Ketum) Garda Indonesia, Igun Wicaksono menyebut kehadiran Zendo bisa menjadi penyeimbang ekosistem di bisnis transportasi online. Karena saat ini dua perusahaan aplikasi yang sudah ada masih mendominasi pasar ekosistem bisnis ojol atau transportasi online di Indonesia. “Harapan kami Zendo ini mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan aplikasi yang sudah hadir sebelumnya baik yang dari lokal Indonesia maupun dari…

Read More

Jakarta, Dexpert.co.id – Tahun 2024 diakui Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha penuh tantangan. Namun di sisi lain, kinerja perusahaan sangat memuaskan. Indosat dan Tri Indonesia diketahui resmi bergabung tahun 2022. Saat itu perusahaan memiliki komitmen untuk melakukan yang terbaik bagi Indonesia, karyawan, dan pelanggan mereka. Mereka juga berkomitmen soal nilai strategis dan pengalaman pengguna. Hal itulah yang akhirnya juga menumbuhkan kinerja perusahaan. “Saya mengatakan dengan bangga kami mengakhiri tahun 2024 dengan menghasilkan nilai sinergi sebesar US$ 1 miliar,” kata Vikram dalam wawancara dengan CNBC Indonesia. Nilai tersebut didapatkan berulang dari US$450 miliar. Dalam 30 bulan, Vikram…

Read More