Jakarta, Dexpert.co.id – Malaysia menyatakan keinginannya untuk menjadi pusat manufaktur energi dan chip pada 2025 ini. Pemerintah Malaysia akan memanfaatkan lonjakan investasi dari perusahaan teknologi global untuk meningkatkan ekonomi domestik. Dalam setahun terakhir, investor asing menyerbu Malaysia karena pertumbuhan ekonomi mereka yang membaik dan mata uang yang stabil. Hal tersebut membuat Negeri Jiran berbeda dari negara-negara lain yang bergulat dengan gejolak politik dan ketidakpastian ekonomi. Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan bahwa ekonomi Malaysia pulih pada tahun lalu, didorong oleh masuknya investasi asing strategis, terutama dalam bidang energi terbarukan dan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Ia menambahkan bahwa inflasi, mata uang yang stabil,…
Penulis: Ardhian Valqa
Jakarta, Dexpert.co.id – Para peneliti menemukan kemungkinan munculnya samudra keenam. Fenomena ini menambah lima samudra di Bumi yang sudah kita kenal sebelumnya, dari Samudera Atlantik, Pasifik, Hindia, Arktik dan Antartika. Samudra keenam itu muncul setelah terpisahnya Lempeng Somalia dari Lempeng Nubia. Ini berada di wilayah Lembah Rift Besar atau Great Rift Valley, membentang dari Etiopia hingga Mozambik, dikutip dari AS, Jumat (10/1/2024). Sebagai informasi, Great Rift menjadi salah satu wilayah paling aktif di dunia secara geologis. Kerak bumi meregang, memudahkan terbentuknya retakan dan tenggelamnya blok pada daratan. Wilayah ini juga dikenal dengan aktivitas vulkanik dan seismik yang intens. Proses pemisahan ini disebabkan adanya divergensi lempeng…
Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia kini harus berebut dengan Malaysia dan Vietnam dalam menarik perusahaan raksasa global untuk berinvestasi di bidang data center. Investasi di bidang data center padahal lagi ramai-ramainya. “Indonesia punya aspirasi menggaet lebih banyak FDI masuk ke data center, ternyata kita ketinggalan jauh. Kita enggak usah bandingkan dengan Singapura. Johor dibandingkan dengan kita, ketinggalan jauh,” kata Penasihat Khusus Presiden Prabowo Subianto di bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro. Chairman Indonesia Data Center Provider (IDPRO), Hendra Suryakusuma menjelaskan sebenarnya Indonesia memiliki sejumlah keunggulan untuk mengoptimalkan sektor data center. Misalnya pasar yang besar di Asia Tenggara, mengingat lebih dari 200…